Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kesehatan

Halal dan Thayyib dalam Produksi Pangan

Ruangan seluas kurang lebih 5x5 meter di lantai 4 gedung Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB) itu nampak lengang. Cahaya menerobos dari kaca jendela, memantul di antara erlenmeyer, tabung reaksi, gelas beaker, juga benda-benda lain yang tersimpan rapi di dalam keranjang-keranjang di atas meja. Aroma pekat senyawa kimia bercampur alkohol hilir mudik masuk ke dalam ruangan. Tercium bahkan hingga lorong-lorong koridor yang juga sama lengangnya. Alih-alih mengganggu penciuman, bau itu justru menambah kekhasan ruangan itu sebagai Laboratorium Fermentasi, salah satu laboratorium untuk riset pangan di kampus gajah. “Setiap tahun, kita melakukan standardisasi makanan-makanan fermentasi,” ujar dosen ITB Dr. Pingkan Aditiawati, sambil menunjuk laboratorium. Selain beraktivitas sebagai dosen, Dr. Pingkan juga tengah beraktivitas sebagai peneliti di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB serta Center of Advanced Science ...

Rektor ITB: “Carilah Kebahagiaan dengan Jaminan Halal!”

Wawancara Ekslusif Rektor ITB, Prof. Dr. Kadarsah Suryadi Undang-undang Jaminan Produk Halal mengamanatkan agar setiap produk yang sampai kepada konsumen harus dipastikan kehalalannya. Mendukung amanat UU, Institut Teknologi Bandung (ITB) berencana mendirikan ‘laboratorium halal’ untuk mendukung Pusat-Pusat Halal dalam melakukan pengujian kehalalan produk. Telisik ihwal ‘laboratorium halal’, Jurnalis Alhikmah , Asih Purnamasari berkesempatan mewawancarai Rektor ITB, Prof. Dr. Kadarsah Suryadi terkait rencana ITB berkontribusi mewujudkan Indonesia terbebas dari produk haram. Orang nomor satu di salah satu  Kampus Teknik terbesar di Indonesia ini mengatakan pada tahun 2016 ini, ITB akan mendirikan Laboratorium deteksi halal yang didukung oleh para pakar yang berkompeten di bidangnya. Berikut petikan wawancaranya. Apa Fokus ITB Pada Periode Kepemimpinan Bapak Saat ini ? Pada dasarnya ITB  bukan hanya untuk ITB saja, tapi untuk masyarakat, bangsa dan ...

Menjaga Produktivitas dari Hipertensi

Regulasi atau peristiwa pergantian pemimpin merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Ada masanya ketika pada usia produktif, seseorang yang mempunyai potensi akan menjadi pemimpin dan memberikan etos kerja tinggi bagi kepentingan organisasi tersebut. Ia tahu bahwa dakwah ini membutuhkan dirinya, bukan sekedar komando, tapi juga fisik dan pertimbangan dari seluruh eksistensi waktunya. Maka sejak itu, adalah sebuah kewajiban besar baginya untuk mengatur dan menjaga kesehatan, terutama fisik. Sebab hanya fisik yang kuat yang dapat menanggung berbagai beban kerja tinggi yang ditimpakan padanya. Adalah sebuah rahasia umum bahwa pada usia yang semestinya produktif dan potensial untuk mengembangkan diri lebih jauh, seseorang justru terkendala dengan masalah kesehatan. Gangguan tersebut seringnya berupa gangguan metabolik di dalam tubuh. Salah satunya adalah terkait gejala hipertensi. Mari sejenak kita melengangkan diri untuk sedikit berdiskusi. Sumber   Hipertensi merupaka...

Hipertiroidisme

Pernahkah Anda menjumpai seseorang yang kulitnya sering terasa h angat, lembab, berkeringat, serta tidak tahan panas ? Seseorang yang selain mengalami simtoma tersebut, ternyata juga menunjukkan peningkatan nafsu makan serta diare? Maka waspadalah, sebab bisa jadi orang yang Anda temui itu mengalami gangguan pada stabilitas metabolik yang disebabkan oleh abnormalitas pada sintesis maupun sekresi hormon tiroid di dalam tubuhnya. Hormon tiroid mempengaruhi fungsi hampir terhadap setiap sistem organ di dalam tubuh. Hormon tiroid mensekresikan dua hormon teriodinasi yang disebut dengan triiodotironin dan tiroksin , yang keduanya memiliki tanggung jawab dalam mempengaruhi fungsi hampir terhadap setiap sistem organ. Pada anak, hormon tiroid penting untuk pertumbuhan normal dan perkembangan.  Pada orang dewasa, peran utama hormon tiroid adalah untuk menjaga stabilitas metabolisme. Hormon tiroid sangat penting untuk metabolisme energi, nutrien dan io...

Pangan Fungsional

I.          Latar Belakang Salah satu penyebab meningkatnya penderita penyakit degeneratif di masyarakat adalah kerusakan sel tubuh sebagai akibat aktivitas unsur radikal bebas yang terdapat dalam bahan makanan. Keadaan ini bisa terjadi karena kurangnya asupan bahan-bahan aktif yang dapat mencegah reaksi autooksidasi dari radikal bebas tersebut. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dibutuhkan asupan makanan, baik berupa sayuran, buah-buahan yang merupakan sumber antioksidan. Aktivitas antioksidan dapat menangkap radikal bebas, sehingga sel-sel yang rusak dapat dicegah ataupun diperbaiki. Selain dari sayuran dan buah sumber antioksidan juga dapat berasal dari tanaman  obat, jahe, mengkudu, lidah buaya, pegagan, temulawak, asitaba dan lain-lain. Senyawa-senyawa kimia yang terkandung dalam tanaman tersebut dapat bermanfaat sebagai sumber antioksidan misalnya flavonoid, tanin, polifenol dan lain-lain. Tanaman biofarmaka yang berfung...